Tampilkan postingan dengan label heyho records. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label heyho records. Tampilkan semua postingan
Senin, 17 April 2017
Love That Never Rings A Bell
Salah satu hal yang mengejutkan ketika membeli kaset awesome popcore adalah mendapati zine atau tulisan-tulisan semacam ini. Dan edisi mereka yang terbaru menyelipkan satu tulisan mengenai "rilisan kompilasi heyho! yang akhirnya tidak jadi rilis itu".
"...kamu semua terlambat untuk menyadarinya" hahaha entah kenapa pas ngebaca bagian ini saya jadi tertawa dalam hati. Sial! Banyak yang inbox via facebook atau email pada menanyakan rilisan-rilisan heyho! yang saya miliki dijual atau tidak beberapa waktu lalu. Iya memang saya punya beberapa dobelan rilisan mereka, tapi hey!! tidak untuk saya jual! barter aja kan enak, atau kalo pas main ke rumah siapa tau saya khilaf dan dengan ikhlas hati ngasih begitu saja. Sesimpel itu.
Dan, heyho! memang harus selesai.
Rabu, 23 Mei 2012
HeyHo! Records Interview
HeyHo! bagi saya adalah sebuah oase. Ibarat orang yang sudah putus asa,
namun tiba-tiba menemukan kesegaran baru, rasanya seperti merasakan hujan
setelah kemarau berkepanjangan atau seperti ketika anda pas naik motor
siang-siang panas, anda berhenti di suatu tempat yang teduh, atau warung,
sambil minum es yang segar. Rasanya seperti “maknyesss”.. Ya kurang lebih seperti itulah perasaan saya (maaf
kalo agak terlalu lebay hehe..)
Dan jujur, dari dulu banget, saya ingin menginterview mereka, atau kalau
di bahasa’kan dengan santai, ya semacam tanya-tanya iseng tidak penting. Namun akibat
kendala ini itu, akhirnya rencana itu ketunda cukup lama, sampai akhirnya teman
saya mengajak saya untuk berkontribusi di zine personal-nya. Tugasnya adalah menginterview
HeyHo! records. Ya, seperti gayung bersambut dan juga seperti rencana saya
sebelumnya akhirnya saya setuju dengan ajakan dia (walaupun pengerjaannnya
dilakukan pas mendekati deadline-nya hehe..)
Pertanyaan-pertanyaan ini sendiri saya susun kurang dari 10 menit, 1 hari
sebelum deadline..hehe :D
Jadi maaf kalo kurang apa gitu hehe.. terima kasih juga untuk Rusli dan
Mamet yang bersedia meluangkan waktunya untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan
tidak penting ini dari saya. Selebihnya, enjoy! :)
Q: Tak terasa HeyHo! sudah berjalan 12 rilisan. Tolong
dong jelaskan apa yang membuat kalian membuat HeyHo! ? Bagaimana awal mula HeyHo!
terbentuk? Dan berapa orang yang terlibat didalamnya?
A: Mamet:
“Passion awal membentuk HeyHo! mungkin lebih
tepat kalau Tiok yang menjawabnya ya, tapi karena yg tersisa tinggal saya dan Rusli, jadi saya aja yg jawab,
hehe..”
(Sepertinya) keinginan untuk
membentuk HeyHo! berawal dari ketertarikan Tiok akan kultur Indiepop itu
sendiri. D.I.Y things, warm
relationship, etc etc, (atau mungkin juga karena dia kena "di
setanin" sama Rusli, haha). Sekitar taun 2009 saya baru saja lulus kuliah
dan belum bekerja, jadinya saya sering main ke rumah dia. Ngerokok- ngerokok
dan ngopi aja dari siang sampe sore. Tiok juga saat itu (sampai sekarang sih)
sedang cuti kuliahnya. Wacana tuk membentuk label pun tercetus dari mulutnya.
Awalnya saya kurang tertarik sih, dan hanya menganggapnya Yaaahh angin
lalu aja deh. Tapi ternyata dia kali ini serius, 2 harian lah kira-kira kita
nyari nama untuk proyekan label ini. Mulai dari Big Cheese Records, Eatcheese Records, namun ternyata ga jadi dipilih semua,
dan pilihan jatuh ke HeyHo! Records. Nama itu diambil dari plesetan quotes dari
film Jerry Maguire, "you had me at hello" tapi "hello" nya diganti
jadi "heyho". Mentok banget yak, haha emang sih. Tapi yauda lah, nama
cuman nama, yg penting kan movementnya, hehehehe… Setelah itu dibulan Oktober
2009, dipilihlah Beach Weds sebagai rilisan pertama, dan berlanjut hingga saat
ini sampai 12 rilisan.
Orang yg terlibat di HeyHo, awalnya sudah pasti Tiok dan saya, dan kapan gitu saya lupa, Rusli kita ajak untuk join, dan sekitar akhir taun 2011 kalau gak salah, Tiok memutuskan untuk keluar dari HeyHo, dan akhirnya kita tinggal berdua, saya dan Rusli. Tapi untuk keseluruhannya, HeyHo itu banyak banget dibantu sama kawan-kawan yg ada disekitar kita.. Jadi, menurut saya pribadi HeyHo itu menjadi lebih kayak seperti keluarga atau tongkrongan ketimbang sebuah record label. Begitulah kurang lebih cerita asal-muasal HeyHo! berasal.. :D
Orang yg terlibat di HeyHo, awalnya sudah pasti Tiok dan saya, dan kapan gitu saya lupa, Rusli kita ajak untuk join, dan sekitar akhir taun 2011 kalau gak salah, Tiok memutuskan untuk keluar dari HeyHo, dan akhirnya kita tinggal berdua, saya dan Rusli. Tapi untuk keseluruhannya, HeyHo itu banyak banget dibantu sama kawan-kawan yg ada disekitar kita.. Jadi, menurut saya pribadi HeyHo itu menjadi lebih kayak seperti keluarga atau tongkrongan ketimbang sebuah record label. Begitulah kurang lebih cerita asal-muasal HeyHo! berasal.. :D
Q: Apa sih yg
kalian lihat dari sebuah band yang ingin kalian rilis?
A: Mamet:
Kalau saya pribadi, yg pasti
selain materinya, tentu adalah chemistry, jelek ya kata “chemistry”, haha. tapi
mau gimana lagi, emang susah diungkapin, kalau memang itu band udah cocok,
dihati pasti tingkat excite nya bakal beda..
Rusli:
Selain udah sreg lahir bathin,
biasanya band yang kita rilis adalah mereka yang cenderung masuk dalam kategori
“obscure” dalam artian memang “perlu” diangkat ke publik.
Q: Kesulitan apa yg kalian hadapi dlm memanage label kecil
seperti HeyHo! ketika melihat situasi kondisi skrg?
A: Mamet:
MONEY!
Rusli:
We're just too lazy, sexy and
cute-not-grumpy!
Q: Konon katanya (gogon=gosip underground hehe ;p), ada
sebuah band yg udah lumayan established mau menawarkan demo mereka ke kalian
supaya bisa dirilis oleh kalian? Bagaimana tuh perasaaannya? Hehehe :D
A: Mamat:
Nah perasaanya adalah kita nya
gak pede, karena takut mereka berekspektasi terlalu muluk, hehe.
Rusli:
Rusli:
Kerennya sih “I wasn’t blown
away” udah gitu ditambah poin si Mamet diatas.
Q: Dari rata-rata artwork kalian, saya menangkap atau melihat
banyak menampilkan sketsa atau gambar dari seorang cewek/perempuan. Apakah ada pesan
tersendiri dari pemilihan gambar artwork tersebut? Isu feminisme mungkin?
A: Rusli:
Sebenernya ini justru bertolak
belakang dari roots Indiepop yang kami tahu, tapi tujuan kami memilih gambar
perempuan untuk artwork semata-mata hanya karena kekaguman yang berlebihan. Dan
tidak ada isu apapun disini.
Q: Seberapa penting internet bagi label ini?
A: Rusli:
Penting gak penting sih, tapi
gak kebayang juga kalo kami hidup di jaman pra-internet . Pasti lebih nelangsa
dan lebih sulit untuk menjalin relationship kepada kerabat dan kawan-kawan.
Jadi berbahagialah kita ada di jaman internet (dalam hal ini).
Q: Berapa banyak sih jumlah rata-rata
kuantitas cd di setiap rilisan?
A: Mamet:
Awalnya untuk single kita
rilis kuantitas 35-50. tapi dibeberapa rilisan single terakhir sudah nambah
jadi 100pcs, hehe.
Rusli:
Rusli:
Semoga kalau nanti rilis full
album bisa 1000 pcs atau bahkan lebih!
Q: Boyfriend’s Dead, Skittle Alley, dan Smilelove adalah
band-band dari luar. Bagaimana awal mula kalian bisa mengajak mereka untuk merilis di label
kalian?
A: Mamet:
Awalnya yg pasti kita sudah
suka sama materi mereka sebelum HeyHo terbentuk, lalu kita coba contact via
email, kalau mereka tertarik, yasudah, tinggal diproduksi. Yang pasti cara
approaching nya agak-agak sama kayak deketin cewe lah. hehe.. dari hati turun
ke facebook :p (emoticon melet)
Q: Saya ingin tahu, rilisan heyho! favorit kalian apa sih?
Kenapa?
A: Mamet:
Humsikk - sun is fun. mentah
dari segala arah, baik materi atau sleeve packagingnya.
Rusli:
The
Wellington – A Thousand Yards, kayak lagi tiduran gak pake apa-apa tapi disamping
ada cewek telanjang dada.
Q: Terakhir, sebutkan 3 album yg mengubah hidup kalian?
A: Mamet:
Beat Happening – Dreamy,
Daniel Johnston - Yip/Jump Music dan The Modern Lovers - The Modern Lovers
Rusli:
FELT - The Strange Idols
Pattern And Other Short Stories, McCarthy - The Enraged Will Inherit the Earth
dan Blossom Diary – Selftitled.
Q: Thank
you HeyHo! Tabik!
A: Rusli
& Mamet:
Kamsahamnida~
Zine personal
yang saya maksud adalah halimun zine, yang dibuat sangat baik oleh teman saya,
Anitha Silvia. Yang sudah memasuki edisi yang ke-13. Dan untuk edisi yang ke-13
ini bisa diunduh disini.
Juga kunjungi blog dia di http://makantinta.blogspot.com/
Minggu, 08 Januari 2012
Annemarie - A Pinata Full of Surprise
Di awal kemunculannya, ketika myspace menjadi raja, band ini saya sempat kira adalah band luar. Ya, perkenalan pertama saya dengan musik mereka diawali dengan "Apple (Suicide On Your Stereo Set)". Musik pop ringan berlatar twee, clean guitar, duet vokal cewek dan cowok, yang saya duga mereka mengambil inspirasi dari musik-musik twee Swedia, semacam The Shermans, Red Sleeping Beauty dan beberapa kompatriotnya. Dan hebatnya, EP pertama mereka justru dirilis minor label dari Swedia, Music is my Girlfriend. Tanah leluhur dari band-band pop canggih, semacam The Cardigans, Club 8, Acid House Kings, Red Sleeping Beauty, dll.
Dan, di tahun 2011 kemarin mereka merilis sebuah EP lagi dibawah naungan Bah! Records (bersama Heyho!, bagi saya, mereka adalah jelmaan yang pas apa itu arti DIY di scene pop lokal ini).
EP ini masih dengan ciri khas Annemarie sebelumnya, yang selalu terdengar cute, manis, dan selalu riang. Twee pop segar bagi saya. 4 lagu plus 1 lagu hidden track (Anda mungkin akan terkejut dengan hidden track ini!). Dan "We Do" merupakan track yang paling saya suka di EP ini. Bukan apa-apa, karena demo lagu ini sempat menjadi playlist saya beberapa waktu yang lalu. Ooh, dan ternyata sound-nya terdengar beda dari versi demo-nya. Lebih terdengar, hmmm.. semarak. Mungkin itu gambaran yang pas (maaf, terkadang saya seperti kehabisan kata-kata untuk mendeskripsikan sesuatu hehe).
Dan, satu lagi, kejutan itu ada di hidden track EP ini. Ya, mereka mengcover sebuah lagu dari band pop melankolis Trembling Blue Star, yang merupakan lagu favorit saya dari band tersebut, Letter Never Sent! Speechless! Jujur, kali ini saya sudah tidak bisa berkata apa-apa lagi, ini sangat subyektif sekali. Saya ga tau bagaimana reaksi yang didapat Bobby Wratten jika mendengar lagu ini. Duh!
5 lagu pop manis. Cover album yang cantik. Packaging yang keren dan juga kreatif. Inilah seharusnya DIY itu. Sudah, saya tidak bisa berkata apa-apa lagi. Coba segera kontak mereka untuk mendapatkan Cd-nya. Karena mereka merilis hanya 75 buah saja.
5/5
Bah! Records
Annemarie
Rabu, 26 Oktober 2011
HeyHo! Records Leisure Party
Beberapa footage yang saya ambil di youtube (ya Tuhan, terima kasih atas penemuan hebat bernama internet). Ketika jarak dan waktu menjadi halangan, mungkin perlu pintu kemana saja Doraemon untuk melakukannya. Sial. But hey! enjoy, ini ada teknologi bernama Youtube! Walaupun kurang terasa afdol sih kalo belum dateng dan merasakannya langsung.
HeyHo! Records Leisure Party 22 Oktober 2011 Jakarta Indonesia.
Humsikk - Teenage Sound (live)
Humsikk - Run in Sun (Feat. Ucji) (Live)
Humsikk - She (Live)
Humsikk - Sunshine OK (Live)
The Wellington - A Thousand Yards (Live)
The Wellington - Ocean (Live)
The Wellington - Lost in Cairo (Live)
The Wellington - Someone Knock On My Door (Live)
Sharesprings - When You Smile It (Live)
Minggu, 01 Mei 2011
The Wellington - A Thousand Yards
Whooa ternyata cukup lumayan juga saya tidak menulis di blog saya ini. Bukan, bukan karena saya kehilangan passion untuk menulis, tetapi karena memang saya seperti kehilangan atau tidak memiliki ide (lebih tepatnya) untuk apa yang mau saya tulis. Dan ajaibnya, setelah mendengar rekaman ini, saya seperti tergerak untuk melakukan suatu, ya semacam menulis review kecil-kecilan.
Semenjak melihat video mereka yang sempat saya posting disini, saya menjadi salah satu fans mereka. Musik yang mereka mainkan terasa tulus dan melodi-melodi yang dimainkan mereka seperti tidak bisa lepas dari kepala saya, jujur, saya tidak berlebihan disini.
Rekaman ini dibuka dengan "A Thousand Yards" (di video mereka sebelumnya tertulis dengan judul "A Thousand Dreams") yang menampilkan ketukan drum (atau drum pad dari keyboard?) yang disahut dengan dentingan clean guitar ala The Ocean Blue, plus gaya vokal mengawang. Ahh sebuah lagu pembuka yang cukup bagus, dan 4:29 menit terasa singkat bagi saya.
Kemudian "Ocean" yang dari intronya mengingatkan saya pada The Airfields, dan ketika sudah masuk pada bagian lagu, ingatan saya justru berubah pada Moscow Olympics yang sedang bercumbu dengan Secret Shine. Walaupun aromanya ga terlalu kuat, tapi justru itu letak kehebatan meraka. Masing-masing bumbu dari band-band yang saya sebut tadi dicampur sedemikian rupa dengan improvisasi yang dimainkan sendiri, maka jadilah tercipta masakan baru yang bernama The Wellington. Dan masakan itu mempunyai karakter yang kuat.
Andai 2 lagu di cd ini direkam dengan teknologi yang sedikit bagus. Bisa jadi atmosfernya bakalan kerasa kuat. Tapi peduli setan, 2 lagu keren dan artwork yang menawan hati saya rasa sudah cukup untuk menikmati musik mereka.
Well, this is The Wellington!
2/2
http://heyho-records.tumblr.com
http://www.myspace.com/membiru
Jumat, 14 Januari 2011
Melting Bitches 3" CD-R + Fanzine (Hey005)
Whooa lagi-lagi Heyho! Records memberikan sebuah kejutan, sebuah katalog penutup yang manis di akhir tahun. Seolah mengindahkan semakin gencarnya netlabel, lesunya penjualan rekaman fisik dan meningkatnya penjualan musik secara digital. Mereka seolah menampar bahwa setidaknya rekaman fisik itu masih ada. Dan di katalog no.5 mereka ini, mereka merilis sebuah single yang dikemas dalam bentuk 3" CD-R dan plus bonus sebuah fanzine (inilah yang saya sebut dengan kejutan seperti di awal tadi). Dan jujur, saya masih takjub sampai sekarang.
Single ini sendiri hanya berisi 4 lagu dengan durasi total hanya 5:53. Tak ada lagu yang durasinya lebih dari 2 menit disini.
Well, sensasi yang saya rasakan ketika mendengarkan Melting Bitches sendiri seperti ketika saya mendengarkan rilisan-rilisan Slumberland Records, K Recods, Black Tambourine dan Beat Happening. Rekaman Lo-Fi, sound gitar yang terdengar mentah, gebukan drum yang monoton, dan gaya vocal yang terdengar seperti malas-malasan. Lagu favorit saya di album ini adalah I'm Drunk (How About You). Saya suka sound vokal disini, terdengar seperti mengawang-ngawang dengan intro drum yang mengingatkan saya pada The Aislers Set.
Jika anda adalah penyuka rekaman Lo-Fi, Slumberland Records, dan K Records, maka saya rasa anda wajib untuk menyimak band ini. Cuma sayangnya di CD-R ini mereka tidak mencantumkan informasi sama sekali tentang diri mereka sendiri. Maka jika anda penasaran, segera saja kontak dan order cd+fanzine ini ke Heyho! Records (heyho-records@hotmail.com). Karena Heyho! hanya merilis secara terbatas di setiap rilisannya.
4/4
Kamis, 16 Desember 2010
Senin, 06 Desember 2010
Sharesprings - I Love to See You (Daydreaming Me)
Sudah lama sekali saya ingin menulis tentang band ini, atau lebih tepatnya menulis sebuah review kecil-kecilan. Tapi karena ada alasan lain, ah alasan klise haha, maka keinginan itu bisa baru terwujud sekarang. Dan terima kasih Tuhan, akhirnya mereka baru saja merilis 1 single/EP yg berisi 2 lagu dalam format cdr, yang mana hal itulah yang membuat saya bersemangat kembali, atau tersadar kembali betapa saya mempunyai satu hutang kepada mereka untuk menulis review kecil-kecilan untuk band ini.
Oke, setelah tahu band ini merilis dalam format fisik, sebetulnya mereka menyiapkan juga sebuah teaser atau icip-icip 1 lagu untuk didengarkan di website yg merilis mereka, Heyho! Records. Tapi saya sengaja untuk tidak mencoba lagu tersebut. Biarkan rasa penasaran ini semakin mumbuncah, begitu pikir saya. Apalagi karena pekerjaan yang memaksa saya untuk tinggal jauh dari rumah, Surabaya (tapi tiap hari jumat, atau terkadang 2 minggu sekali saya selalu pulang ke Surabaya). Dan sampai akhirnya penantian itu terlunaskan jum'at kemarin, ketika saya mendapatkan sebuah paket kiriman dari Heyho! Records. Rasa capek yang mendera seolah sirna setelah melihat paket kiriman itu. Dan percayalah, sensasi ketika membuka sebuah paket kiriman berisi rekaman fisik (apalagi itu band idola! fiuuh rasanya jantung mau copot saja! maaafkan jika saya terlalu berlebihan hehe) selalu menyenangkan menurut saya.
Lagu pertama dibuka dengan sebuah track yang berjudul "I Love to See You (Daydreaming Me)". Sebuah lagu pembuka yang bagus menurut saya, atau lebih tepatnya "nendang!". Seperti dipukul tapi tidak merasa sakit, seperti sensasi dibangunkan dalam lelap mimpi di pagi hari, atau seperti seolah-olah ingin mengatakan "hajar bleh!". Hanya butuh durasi 1:49 untuk membuat lagu yang pendek tapi padat berisi ini. Dan jika ada rumus bahwa lagu POP! yang sempurna itu cukup hanya dengan durasi kurang dari 2 menit. Maka, saya rasa lagu ini sudah memenuhi kriteria tersebut.
Lagu kedua dan juga yang terakhir, "Jasmine". Seolah mengantarkan kita kembali ke era MBV awal (Ecstasy and Wine) dengan sedikit bumbu dari Rocketship dan mungkin sedikit unsur-unsur tambahan dari Black Tambourine berpadu dengan Yo La tengo. Materi lama mereka yang sempat saya dengarkan juga ketika mereka manggung di Surabaya tahun 2008 lalu.
Cukup menyenangkan akhirnya mereka bisa merilis rekaman fisik ini dan juga mendengarkan materi rekaman ini, walaupun hanya 2 lagu saja. Saya masih berharap mereka membuat materi lagu baru lagi untuk setidaknya merilis 1 EP lagi atau (malah) lebih bagus lagi kalo full album (sebelum mereka bubar tentunya :) ). Dan jika ada pertanyaan mendasar. Apakah anda suka POP! ? Ataukah anda suka noise? Ataukah anda suka noise pop? Maka tentunya anda harus (wajib malah!) mendengarkan rekaman ini. Karena mereka Sharesprings! It's just noise and pop!
2/2
http://www.myspace.com/sharesprings
http://heyho-records.tumblr.com/
Langganan:
Postingan (Atom)

